SURABAYA — Wujud kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak yatim, piatu, dan dhuafa terus diwujudkan oleh Kantor Layanan LAZISMU (KLL) SD Muhammadiyah 18 Surabaya melalui program Beasiswa An-Nur. Pada periode Oktober–Desember 2026, bantuan pendidikan senilai total Rp 6.300.000 disalurkan kepada 21 siswa.
Dalam program ini, setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 300.000 untuk periode tiga bulan. Dana yang dihimpun dari para donatur, infak, sedekah, serta dana sosial ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar tanpa terhalang kendala ekonomi.

Ketua KLL LAZISMU SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Muhammad Zainudin, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung pendidikan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa. Semoga setiap infak dan sedekah yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi para penerima. Kami berharap sinergi kebaikan ini terus berlanjut agar semakin banyak anak yang terbantu,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa program Beasiswa An-Nur dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan dukungan pendidikan yang berkesinambungan.
Melalui bantuan ini, para siswa diharapkan dapat menjalani kegiatan belajar dengan lebih tenang, termotivasi untuk meningkatkan prestasi, serta semakin percaya diri dalam menggapai cita-cita. KLL LAZISMU SD Muhammadiyah 18 Surabaya meyakini bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik.
KLL LAZISMU SD Muhammadiyah 18 Surabaya
Menebar Kepedulian, Menguatkan Pendidikan, Menumbuhkan Harapan.
Penulis: Desy Kriswintsri
Editor: Redaksi lazismusurabaya.org



