lazismusurabaya.org – Rapat Kerja merupakan agenda untuk evaluasi apa saja yang sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan merumuskan agenda-agenda strategis yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang (berjalan), agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Surabaya dilaksanakan Jumat – Sabtu, 16 – 17 Januari 2026 bertempat di Tasneem Hotel Malioboro Yogyakarta.
Dalam pembukaan rapat kerja Lazismu Surabaya evaluasi dan perumusan agenda saja melainkan juga penyerahan secara simbolis dana fisabilillah dari Lazismu Surabaya untuk Persyarikatan Muhammadiyah di Kota Surabaya. Lazismu Surabaya selain menjalankan program-program 6 pilar, juga menjadi support motor penggerak kegiatan di lingkungan persyarikatan dengan menyerahkan bantuan berupa dana sebesar Rp. 80.000.000,- (delapan puluh juta rupiah).
Ketua Dewan Pengawas Syariah Lazismu Surabaya, H. M. Zayin Chudlori, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Lazismu Surabaya sepanjang tahun 2025 yang melampaui target awal. “Target penghimpunan awal tahun 2025 sebesar 10 Miliar, dan dari laporan terakhir yang kami terima, perolehan Lazismu Surabaya pada tahun 2025 mencapai sekitar 14 miliar. Ini tentu patut kita syukuri sebagai hasil kerja keras bersama,” ujar pria yang juga menjadi Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya.
Disisi lain H. Faisal Haqqi, S.E., Ketua Lazismu Surabaya yang menyerahkan secara langsung simbolik bantuan fisabilillah tersebut menyampaikan bahwa adanya penyerahan bantuan ini sebagai bentuk komitmen Lazismu untuk support kegiatan persyarikatan. “Dengan penyerahan bantuan dana fisabilillah ini merupakan bentuk dukungan nyata Lazismu Surabaya kepada dakwah Persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.
Faisal berharap, dengan adanya bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu kegiatan-kegiatan dakwah Persyarikatan. “Mudah-mudahan bantuan yang Lazismu Surabaya berikan bisa bermanfaat untuk menunjang kegiatan-kegiatan dakwah Persyrikatan.” Ujar pria yang juga menjadi Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rungkut. Ia juga menyampaikan bahwa rapat kerja merupakan sarana konsolidasi untuk memastikan seluruh program Lazismu berjalan secara terukur dan memberikan dampak nyata bagi umat. “Kita harus cermat, cerdas, dan semangat untuk melancarkan apa yang sudah kita programkan. Semua program sebenarnya sudah kita susun, tinggal bagaimana implementasinya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat,” pungkasnya. (Awaen)



