lazismusurabaya.org — Suasana kawasan Kantor Layanan Lazismu – KLL Wiyung, Surabaya, mendadak bergemuruh pada Ahad pagi, 25 Oktober 2026. Puluhan warga, tokoh masyarakat, hingga kader persyarikatan tumpah ruah di SD Muhammadiyah 15 Surabaya untuk mengikuti Kajian Ahad Pagi Pencerah yang digelar oleh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.
Acara yang berpusat di Jalan Raya Mastrip No. 174 ini bukan sekadar ajang pengajian biasa. Menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. KH. Saad Ibrahim, M.A., kegiatan ini memadukan syiar Islam, pentas seni pelajar, pelayanan kesehatan gratis, hingga pembagian sembako untuk kaum dhuafa di wilayah KLL Wiyung.
Gelaran akbar ini dibuka lewat aksi memukau dari berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) setempat. Anak-anak TK ABA 31 Surabaya tampil percaya diri melantunkan hafalan Surah Al-Fil.
Suasana semakin meriah saat pianis cilik SD Muhammadiyah 15 unjuk kebolehan, disusul atraksi Tapak Suci dari SMP Muhammadiyah 17 serta vokal religi memukau dari SMA Muhammadiyah 9 Surabaya. Tidak ketinggalan, anak-anak LKSA ‘Aisyiyah dan LKSA Muhammadiyah Wiyung turut mencuri perhatian lewat penampilan tarjim dan drama panggung.

Mengelola Authentic Pride dan Sinergi Lintas Sektor
Memasuki acara inti yang dipandu oleh Ustadz Natsir, M.Pd., panggung utama dikuasai oleh materi bernas dari Dr. KH. Saad Ibrahim, M.A. Mengangkat tema “Mengelola Authentic Pride dalam Ber-Muhammadiyah”, ia mengajak jamaah membangun kebanggaan yang autentik terhadap persyarikatan.
“Kebanggaan bermuhammadiyah tidak cukup diwujudkan lewat identitas organisasi semata. Nilai itu harus tercermin dalam pengamalan ajaran Islam, keteladanan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” tegas Saad di hadapan ratusan jamaah.
Kelancaran acara ini juga didukung penuh oleh kehadiran Ketua PDM Kota Surabaya, Dr. M. Ridwan, M.Pd., bersama jajaran pengurus harian PDM Kota Surabaya yang turut hadir mengawal suksesnya agenda persyarikatan tersebut. Konsolidasi ini semakin diperkuat dengan kehadiran Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiyung, Ustadz H. Suri Marzuki, S.E.
Kehadiran para tokoh penting lainnya turut memperkuat gaung acara di kawasan KLL Wiyung ini. Tampak hadir Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Surabaya Alifah Hikmawati, S.Th.I., Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jatim Dra. Hj. Siti Dalilah Candrawati, M.Ag., anggota DPRD Johari Mustawan, S.TP., hingga jajaran Camat Wiyung. Sinergi antara ormas, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah ini dinilai sebagai kunci utama dalam memperkuat dakwah kultural serta pemberdayaan umat di tingkat akar rumput.
Aksi Nyata: Donor Darah hingga 30 Paket Sembako untuk Dhuafa
Dakwah Muhammadiyah di kawasan KLL Wiyung tidak berhenti di ruang ceramah. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiyung bersama klinik PKU membuktikan kepedulian sosial lewat aksi donor darah dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, LAZISMU Surabaya langsung turun tangan menyalurkan 30 paket sembako khusus bagi kaum dhuafa dan para ibu janda. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua LAZISMU Surabaya, H. Faisal, S.E.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian untuk meringankan beban warga yang memerlukan uluran tangan,” ujar Faisal di sela-sela kegiatan.
Melalui kolaborasi erat antara PCM Wiyung, Kantor Layanan Lazismu, dan seluruh elemen AUM, Kajian Ahad Pagi Pencerah sukses membuktikan bahwa dakwah Islam yang berkemajuan selalu berjalan seiring dengan solusi konkret bagi persoalan sosial masyarakat.
Penulis : Teguh Eko (KLL Wiyung)
Editor : Redaksi lazismusurabaya.org



