lazismusurabaya.org – Halaman MI Muhammadiyah 27 Rungkut, Jalan Wonorejo Indah Timur No. 26, mendadak lautan manusia pada Ahad pagi (20/9/2026). Ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Surabaya tumpah ruah melampaui prediksi awal panitia, demi mengikuti Pengajian Ahad Pagi yang dihelat Majelis Tabligh & Dakwah Khusus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rungkut.
Mengusung tema utama “Bermuhammadiyah dengan Gembira”, forum akbar pukul 07.00 hingga 11.00 WIB ini menjadi titik temu sinergi lintas lembaga. Ajang tersebut sekaligus merayakan Milad ke-19 Lazismu Surabaya dan milad ke-102 RS PKU Muhammadiyah Surabaya, serta dihadiri langsung oleh Bendahara PDM Kota Surabaya, Musa Abdullah.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., yang didapuk sebagai pembicara utama, mengupas esensi dasar berorganisasi secara ikhlas. Menurutnya, orientasi utama gerakan dakwah persyarikatan harus bertumpu pada penebaran manfaat luas agar jiwa senantiasa lapang.
“Semakin sering kita membahagiakan dan menggembirakan orang lain, insyaallah itu berefek langsung pada diri kita. Kita bahagia dan gembira, sehingga bermuhammadiyah itu bisa dinikmati tanpa pernah dirasakan sebagai beban,” jelas Sukadiono di hadapan jamaah yang menyimak secara seksama.
Daya tarik acara kian kuat berkat deretan agenda pendukung yang langsung menyasar kebutuhan riil umat. Lazismu Surabaya bersama Lazismu PDM Surabaya menggelar aksi nyata melalui penyaluran paket sembako serta penyerahan simbolis program Beasiswa Sang Surya. Selain itu, pembagian 1.000 porsi paket makanan lewat program Baksomu ludes diserbu warga dalam waktu singkat, membuktikan tingginya antusiasme publik terhadap program filantropi ini.

Sinergi kemanusiaan ini turut diperkuat kehadiran RS PKU Muhammadiyah Surabaya yang membuka posko layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Ratusan warga antre memanfaatkan fasilitas cek gula darah, kolesterol, dan asam urat yang dilayani langsung oleh tim medis profesional rumah sakit.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Surabaya, drg. Devita Eryani Putri, M.Kes., menyatakan bahwa momentum usia satu abad lebih ini sengaja didekatkan langsung ke basis akar rumput melalui kerja sama erat dengan Lazismu dan PCM Rungkut.
“Harapannya lewat bakti sosial pengobatan gratis ini, masyarakat sekitar semakin mengenal RS PKU Muhammadiyah Surabaya dan bisa menerima manfaat nyata dari eksistensi kami yang telah mengabdi selama 102 tahun,” tutur Devita usai acara.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Lazismu Surabaya, Faisal Haqqi, S.E., menegaskan bahwa ritme kerja kemanusiaan lembaganya berjalan kontinu tanpa terikat oleh batasan seremonial tahunan.
“Berbuat baik tidak menunggu milad. Kita berbuat baik bersama setiap hari, tiap minggu, tiap bulan, tiap saat tetap berbuat baik untuk umat, kebetulan saja pas milad jadi gebyarnya lebih semarak,” pungkas Faisal. (Ysf)



