lazismusurabaya.org — Kantor Layanan Lazismu (KLL) M26 bersama IPM Kids M26 menggelar aksi galang donasi untuk korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (23/10/2026). Penggalangan dana spontan ini berlangsung di lingkungan sekolah tepat setelah seluruh warga sekolah menunaikan ibadah salat istisqa secara berjamaah.
Aksi tanggap bencana yang diinisiasi oleh gabungan organisasi siswa tersebut mendapat sambutan serta apresiasi luar biasa dari seluruh warga sekolah. Sejak kotak donasi mulai dijalankan dengan keliling dari kelas ke kelas, para siswa, guru, hingga staf karyawan tampak antusias menyisihkan sebagian uang saku dan simpanan mereka untuk membantu masyarakat yang terdampak paparan asap serta kerusakan lingkungan.
Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa aksi sosial ini lahir dari rasa keprihatinan mendalam atas musibah karhutla yang masih melanda sejumlah daerah di Indonesia. Selain memicu gangguan kesehatan pernapasan pada warga setempat, kebakaran yang meluas juga melumpuhkan berbagai aktivitas perekonomian serta pendidikan masyarakat sekitar.

Ibadah salat istisqa yang digelar sebelum aksi penggalangan dana menjadi pemantik semangat kepedulian para siswa. Melalui doa bersama, seluruh warga sekolah memohon diturunkannya hujan untuk meredakan titik-titik api, yang kemudian langsung dilanjutkan dengan aksi nyata berupa pengumpulan bantuan finansial.
Meskipun nilai bantuan yang terkumpul tidak serta-merta bisa padamkan seluruh titik api di lokasi bencana, pihak penyelenggara menekankan bahwa kepedulian bersama ini diharapkan mampu menyalakan kembali harapan bagi para korban yang tengah berjuang di tengah krisis udara bersih.
“Mungkin bantuan kita tidak mampu memadamkan seluruh api, tetapi kepedulian kita mampu menyalakan kembali harapan,” tutur salah satu panitia penyelenggara dari IPM Kids M26 di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, seluruh donasi yang berhasil terkumpul akan segera disalurkan ke wilayah terdampak karhutla melalui lembaga penyalur bantuan yang resmi dan terpercaya. Pihak sekolah juga memanjatkan doa agar bencana kebakaran hutan dan lahan ini dapat segera ditangani secara tuntas oleh pihak-pihak terkait, sehingga kehidupan masyarakat di kawasan terdampak bisa kembali pulih seperti sediakala.
Saat ini, tim gabungan dari KLL M26 dan IPM Kids M26 masih melakukan proses penghitungan serta rekapitulasi akhir terhadap seluruh dana yang masuk. Transparansi jumlah penyerahan bantuan nantinya bakal diumumkan secara terbuka kepada seluruh warga sekolah sebelum dana ditransfer ke lokasi sasaran. (Red)



