Lazismu Surabaya Salurkan Beasiswa Sang Surya 2026 ke 30 Mahasiswa, Ini Rangkaian Acara Lengkapnya

Share :

Donasi Sekarang

Zakat Penghasilan

Lazismu Surabaya

Zakat penghasilan atau zakat usaha dikenakan pada penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari usaha, bisnis, atau profesi.

lazismusurabaya.org – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Surabaya menggelar pentasyarufan dan orientasi Beasiswa Sang Surya periode Oktober–Desember 2026 di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Jalan Wuni Nomor 9, Sabtu (3/10/2026). Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti 30 mahasiswa penerima manfaat.

Kegiatan diawali dengan proses registrasi dan penandatanganan formulir pembukaan rekening Bank Muamalat guna memastikan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berjalan transparan secara perbankan. Acara dilanjutkan pembukaan oleh pemandu acara Sezak Ayu, pembacaan Al-Qur’an, serta pembacaan lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya yang dipimpin dirijen Amel.

Agenda dilanjutkan pembekalan materi kelembagaan Muhammadiyah oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) Lazismu Surabaya, dilanjutkan sesi pelatihan kerelawanan bersama praktisi filantropi Diki Taufik. Guna mencairkan suasana, panitia menyelingi acara dengan ice breaking, simulasi kelompok, serta permainan edukatif (fun game) sebelum ditutup sesi istirahat, sholat, dan makan (ishoma) pada pukul 12.00 WIB.

Ketua DPS Lazismu Surabaya, Drs. H.M. Zayin Chudlori, M.Ag., menyampaikan penyaluran dana ZIS melalui program Sang Surya dilakukan berkala sebagai bentuk akuntabilitas publik. Pihaknya berupaya menjaga konsistensi program di tengah keterbatasan anggaran lembaga.

“Alhamdulillah Lazismu terus berkiprah memberikan bantuan keuangan kepada mahasiswa. Meskipun jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan penghimpunan lembaga, penyaluran ini konsisten kami jalankan setiap tahun,” ujar Zayin.

Sementara itu, Ketua Lazismu Surabaya, Faisal Haqqi,S.E., menambahkan pembekalan orientasi ini dirancang agar penerima manfaat tidak sekadar menjadi konsumen bantuan, melainkan memiliki keterampilan praktis usai lulus. “Para penerima tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga dilatih menjadi fundraiser dan entrepreneur yang mandiri,” pungkas Faisal.(Ysf)

Berita Lainnya

lazismusurabaya.org – Halaman MI Muhammadiyah 27 Rungkut, Jalan Wonorejo Indah Timur No. 26, mendadak lautan manusia pada Ahad pagi (20/9/2026). Ribuan jamaah...

lazismusurabaya.org — Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya bersama Lazismu Kota Surabaya mempererat sinergi penanganan kesehatan warga kurang mampu yang terkendala administrasi Badan...

lazismusurabaya.org – 9 September 2026 , Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kalimantan dan Sumatra yang terus mengepulkan asap pekat hingga hari ini...