lazismusurabaya.org . Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tegalsari sukses menggelar agenda strategis berupa Rapat Kerja dan Kaderisasi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) pada Sabtu-Ahad, 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Bertempat di Muhammadiyah Training Center (MTC) Jombang, kegiatan ini menjadi bukti nyata penguatan organisasi di tingkat akar rumput dengan dukungan penuh dari Lazismu Surabaya. Dukungan ini mencakup aspek operasional dan finansial yang krusial bagi keberhasilan acara yang melibatkan 80 peserta dari berbagai unsur pimpinan dan organisasi otonom (ortom).
Ketua PCM Tegalsari, Sofyan Affandi Yusuf, S.Kom , menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi yang terjalin dengan lembaga amil tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lazismu Surabaya atas bantuan operasional maupun finansial bagi PCM Tegalsari, sehingga seluruh rangkaian acara terlaksana dengan sangat baik, lancar, dan aman,” ungkapnya. Dukungan ini dinilai sebagai motor penggerak bagi 80 kader yang hadir agar tetap konsisten menjalankan roda organisasi di wilayah perkotaan.

Ketua Lazismu Surabaya, H. Faisal Haqqi, S.E., menegaskan bahwa penguatan struktur pimpinan cabang adalah bagian dari prioritas pendayagunaan dana umat. “Lha nggih, Lazismu niki mboten namung urusan sosial mawon, tapi strukture dewe nggih kudu kuat. Nek cabange semangat, dakwah e nggih tambah banter. Mangkane kudu disupport pol-polan,” cetusnya dengan gaya khas Surabaya. Hal ini didasari riset internal bahwa penguatan kapasitas 80 kader di tingkat cabang akan berdampak langsung pada efektivitas program dakwah di ranting-ranting.
Menutup rangkaian laporan, Sekretaris Lazismu Surabaya, Achmad Rosyidi, S.H.I., menekankan pentingnya aksi nyata dibandingkan sekadar wacana. “Sing jenenge sinergi niku mboten sah kakean teori, sing penting aksi nyatane. Dana sing dikelola Lazismu niku kagem kemaslahatan umat, termasuk nggarap kader pimpinan supados mboten gampang gembos,” imbuhnya. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga soliditas PCM Tegalsari dalam merumuskan program kerja progresif yang berkelanjutan bagi masyarakat Surabaya. (Bgs/Ysf)



