Lazismu Kabupaten Pasuruan Kunjungi Lazismu Surabaya, Perkuat Sinergi dan Pengelolaan Zakat

Foto bersama staf Lazismu Surabaya dan Lazismu Kabupaten Pasuruan

Share :

Donasi Sekarang

Zakat Penghasilan

Lazismu Surabaya

Zakat penghasilan atau zakat usaha dikenakan pada penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari usaha, bisnis, atau profesi.

lazismusurabaya.org — Lazismu Kabupaten Pasuruan melakukan kunjungan silaturahim dan koordinasi ke Kantor Lazismu Surabaya pada Sabtu siang, tanggal 11 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kemanusiaan Lazismu Surabaya, Jalan Achmad Jaiz Blok A-1, Peneleh, Surabaya. Kunjungan ini menjadi ruang bertukar pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antar-Lazismu daerah.

Manajer Lazismu Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifuddin, S.M., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat yang diberikan oleh Lazismu Surabaya. Ia menilai kunjungan ini sebagai momentum penting bagi Lazismu Kabupaten Pasuruan yang kembali aktif sejak tahun 2021 untuk terus belajar dan berbenah.

“Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik. Kami memang masih perlu banyak belajar agar Lazismu Kabupaten Pasuruan bisa terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas. Masih banyak hal yang perlu kami benahi, baik dari sisi kelembagaan maupun program,” ujarnya.

Untuk dapat dikenal dan diterima oleh masyarakat Kabupaten Pasuruan, Syaifuddin bersama jajarannya terus berupaya menghadirkan program-program yang dekat dengan kebutuhan warga. Berbagai terobosan dilakukan agar program berjalan optimal dan memberi dampak nyata.

“Kami mencoba menghadirkan program-program yang belum banyak ada di masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal. Alhamdulillah, beberapa program seperti Lazismu Mendongeng di bidang pendidikan serta kegiatan bersih-bersih lingkungan pantai mendapat respons yang baik, bahkan dikenal hingga tingkat Jawa Timur dan nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Lazismu Surabaya, H. Faisal Haqqi, S.E., menyambut baik kunjungan Lazismu Kabupaten Pasuruan. Ia menilai silaturahim dan koordinasi seperti ini menjadi ruang penting untuk saling belajar dan memperkuat gerakan kebaikan.

“Saya sangat mengapresiasi kunjungan dari Lazismu Kabupaten Pasuruan karena ini adalah ilmu. Kita bisa saling berbagi, saling bersinergi, dan ini juga menjadi ilmu baru bagi Lazismu Surabaya,” ujar Faisal.

 

Ia juga mengaku senang atas kehadiran tim Lazismu Kabupaten Pasuruan yang dinilainya membawa energi dan semangat baru.

“Kedatangan dari Lazismu Kabupaten Pasuruan ini saya sangat senang karena bisa memberikan energi dan semangat baru,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syaifuddin menilai Lazismu Surabaya memiliki pengalaman dan rekam jejak yang kuat dalam pengelolaan filantropi di Jawa Timur. Karena itu, Lazismu Kabupaten Pasuruan merasa perlu banyak belajar, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, hingga tata kelola organisasi.

Selain berkunjung ke Lazismu Surabaya, Lazismu Kabupaten Pasuruan juga aktif melakukan silaturahim dan pembelajaran ke sejumlah Lazismu daerah lain, seperti Lumajang, Gresik, Tulungagung, dan Sidoarjo.

“Harapannya, dari setiap kunjungan ini kami bisa membawa pulang banyak pelajaran. Kebaikan tidak bisa dikerjakan sendirian, tapi perlu kolaborasi agar manfaat yang dihadirkan bisa semakin luas dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Geliat Zakat, Infak, Sedekah di Kabupaten Semakin Bertumbuh

Aktivitas zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Pasuruan dan sekitarnya menunjukkan dinamika yang tumbuh seiring meningkatnya peran lembaga pengelola zakat. Penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan ZIS oleh lembaga seperti Baznas dan LAZ dapat berdampak pada kesejahteraan mustahik (penerima manfaat). Misalnya, studi mengenai tata kelola distribusi ZIS di Pasuruan menunjukkan bahwa model pengelolaan yang terintegrasi dan berbasis pemberdayaan masyarakat mampu menjangkau berbagai aspek kebutuhan mustahik, mulai dari pendidikan hingga ekonomi.

Selain itu, penelitian akademik yang meneliti optimalisasi penyaluran ZIS di Pasuruan menunjukkan bahwa keterlibatan lembaga seperti Baznas berperan penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menerima manfaat dana zakat, infak, dan sedekah.

Data lokal juga memperlihatkan bahwa partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti Baznas terus termotivasi melalui kegiatan pembekalan relawan dan kegiatan sosial lainnya yang memperkuat jaringan pengelolaan ZIS di Kabupaten Pasuruan. (Nurm)

Berita Lainnya

lazismusurabaya.org – Di saat sebagian besar warga Kota Pahlawan masih terlelap, puluhan pemuda terlihat bahu-membahu mendorong sebuah mobil operasional yang mogok di...

lazismusurabaya.org – Langkah mulia untuk menghadirkan tempat ibadah yang nyaman di wilayah Surabaya Barat resmi dimulai. Pada Jumat (6/3/2026), prosesi peletakan batu...

lazismusurabaya.org – Di saat sebagian besar warga Kota Pahlawan masih terlelap dalam mimpi, semangat berbagi justru terpancar kuat di lorong-lorong Rumah Sakit...