Laju Kemanusiaan dari Surabaya: Lazismu Berangkatkan 35 Koli Bantuan Natura untuk Penyintas Bencana Sumatera

Penyerahan bantuan natura ke Lazismu Jawa Timur

Share :

Donasi Sekarang

Zakat Penghasilan

Lazismu Surabaya

Zakat penghasilan atau zakat usaha dikenakan pada penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari usaha, bisnis, atau profesi.

Lazismusurabaya.org  – Menjelang pergantian tahun, semangat kepedulian warga Kota Pahlawan kembali membuncah. Tepat pada Senin, 29 Desember 2025, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Surabaya resmi menyerahkan bantuan natura (non-tunai) untuk membantu para penyintas bencana alam di wilayah Aceh dan Sumatera.

Sebanyak 35 koli kardus berisi bantuan logistik diberangkatkan dari kantor Lazismu Surabaya menuju Gedung Kemanusiaan Lazismu Jatim di Jl. Jawa No. 5, Wadung Asih, Buduran, Sidoarjo. Pengiriman ini dikawal langsung oleh Manajer Lazismu Surabaya, Moch As’ad, S.Sos., bersama Pak Nuryanto dan Mas Aan.

Setibanya di Sidoarjo, rombongan disambut oleh jajaran pimpinan Lazismu Wilayah Jawa Timur. Bantuan diterima secara resmi diantaranya oleh Aditio Yudono (Wakil Ketua IV Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Jatim), didampingi oleh Muhammad Masrukh, S.T. (Sekretaris BP Lazismu Jatim),

Respons Cepat Berbasis Kebutuhan Riil, Moch As’ad menjelaskan bahwa bantuan ini terdiri dari barang layak pakai hasil kurasi dua minggu, meliputi makanan instan, perlengkapan sanitasi, hingga kebutuhan spiritual. “Banyak laporan warga Aceh kehilangan Al-Qur’an dan Iqra. Donatur Surabaya merespons cepat kebutuhan ini,” ujarnya.

Langkah ini sejalan dengan data BNPB 2025 yang mencatat ribuan kejadian bencana di Indonesia. Riset menunjukkan bantuan natura pada fase pemulihan mampu mempercepat stabilitas psikososial penyintas hingga 40% karena menyediakan kebutuhan dasar secara instan tanpa menunggu akses pasar pulih.

Ketua Lazismu Kota Surabaya H. Faisal Haqqi, S.E., menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah harga mati bagi warga Surabaya.

“Bantuan 35 koli iki bukti lek wong Suroboyo iku bonek—bondho nekat dalam hal kebaikan, alias loman-loman (dermawan). Matur nuwun sanget kanggo para donatur, kepercayaan jenengan kabeh iku amanah sing kudu dijogo temenanan. Awak dewe di Lazismu Surabaya gak kakean cangkriman, pokoke titik fokus e bantuan iki kudu ndang nyampe dan manfaat kanggo dulur-dulur nang Sumatera. Public trust iku nyowo e lembaga iki, dadi kudu dijogo cek  donatur tambah mantep berdonasi,” tegas Faisal Haqqi dengan mantap.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Lazismu Kota Surabaya, Achmad Rosyidi, S.H.I., menambahkan pentingnya efisiensi distribusi yang tidak berbelit-belit.

“Sistem logistik e awak dewe iki wis sat-set, gak pakai lama. Barang teko Surabaya, langsung digeser nang Gedung Kemanusiaan Sidoarjo, cek ndang iso berangkat bareng-bareng. Manajemen e kudu transparan, cek donatur eruh lek barang e bener-bener dipilah sing kualitase joss, duduk barang sisa. Prinsip e siji: opo sing dititipno nang Lazismu Surabaya, kudu dadi solusi sing nggenah buat warga sing kenek musibah. InsyaAllah, donasi jenengan dadi berkah kanggo kabeh,” pungkas Achmad Rosyidi.

Dengan profesionalisme dan semangat kemanusiaan yang kental dengan karakter lokal, Lazismu Surabaya terus membuktikan diri sebagai lembaga zakat yang kredibel dan transparan dalam menyambungkan tangan para dermawan kepada mereka yang membutuhkan. (Ysf)

Berita Lainnya

lazismusurabaya.org – Di saat sebagian besar warga Kota Pahlawan masih terlelap, puluhan pemuda terlihat bahu-membahu mendorong sebuah mobil operasional yang mogok di...

lazismusurabaya.org – Langkah mulia untuk menghadirkan tempat ibadah yang nyaman di wilayah Surabaya Barat resmi dimulai. Pada Jumat (6/3/2026), prosesi peletakan batu...

lazismusurabaya.org – Di saat sebagian besar warga Kota Pahlawan masih terlelap dalam mimpi, semangat berbagi justru terpancar kuat di lorong-lorong Rumah Sakit...