Lazismu Surabaya Dukung Pendidikan dan Logistik di Lokasi Banjir Bandang Aceh Tamiang

kunjungan Tri Suswati Tito Karnavian Ketua Umum TP PKK Pusat di Aceh Tamiang

Share :

Donasi Sekarang

Zakat Penghasilan

Lazismu Surabaya

Zakat penghasilan atau zakat usaha dikenakan pada penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari usaha, bisnis, atau profesi.

lazismusurabaya.org  – Aksi kemanusiaan yang digerakkan oleh Lazismu Surabaya Bersama relawan Muhammadiyah Jawa Timur dalam merespons bencana banjir bandang di Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, mendapat apresiasi tinggi dari otoritas pusat. Saat mengunjungi, Dusun Tanjung, Desa Sunting, kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang pada Jumat (23/1/2026), Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, secara khusus memuji kesigapan Relawan Muhammadiyah Jawa timur dengan Lazismu Surabaya dalam mendukung operasional relawan dan penyediaan kebutuhan masyarakat terdampak. Kehadiran lembaga ini menjadi tulang punggung di tengah kondisi lingkungan yang masih porak-poranda pasca-bencana.

Apresiasi senada juga datang dari garda terdepan relawan di lapangan. Ruli Inayah Ramadhan, anggota MDMC Jawa Timur yang bertugas di kluster logistik, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi berkelanjutan dari Lazismu Surabaya. “Terima kasih untuk teman-teman Lazismu, dan khususnya Lazismu Surabaya, yang banyak juga membantu dalam menyediakan hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan para relawan maupun kebutuhan masyarakat di Desa Sunting ini,” ungkap Ruli saat ditemui di lokasi posko pelayanan.

Langkah Lazismu Surabaya yang berkolaborasi dengan Relawan Muhammadiyah Jawa Timur dalam memprioritaskan pendirian sekolah darurat didasarkan pada prinsip riset kemanusiaan global yang menyatakan bahwa pendidikan adalah pilar pertama yang harus dipertahankan dalam situasi krisis. Riset dalam penanggulangan bencana menunjukkan bahwa proses pemulihan infrastruktur permanen seringkali memakan waktu lama, sehingga akses pendidikan tidak boleh terhenti agar tidak terjadi learning loss atau kesenjangan generasi. Dengan menjaga rutinitas belajar, stabilitas psikososial anak-anak di pengungsian dapat lebih cepat pulih dari trauma akibat kehilangan tempat tinggal.

Kondisi di lapangan saat ini memperlihatkan betapa mendesaknya dukungan tersebut, mengingat fasilitas pendidikan formal di Dusun Tanjung telah rusak berat dan tidak dapat digunakan. Sebagai bentuk dukungan nyata, Lazismu Surabaya memastikan ketersediaan paket kebutuhan belajar bagi para siswa, termasuk pengadaan ratusan paket school kit serta perlengkapan pendukung seperti meja lipat dan tikar untuk sekolah darurat. Sinergi ini memastikan bahwa meskipun dalam keterbatasan, hak dasar anak-anak untuk tetap menimba ilmu dapat terus berjalan di tengah masa sulit.(Ysf)

Berita Lainnya

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita selalu di berikan nikmat sehat sehingga bisa beraktivitas dengan niat ibadah kepada Allah....

lazismusurabaya.org – Rabu pagi, 21 Januari 2026, jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIB saat debu pekat hasil pengerasan lumpur mulai menyelimuti Desa...

lazismusurabaya.org – Rapat Kerja merupakan agenda untuk evaluasi apa saja yang sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan merumuskan agenda-agenda strategis yang akan...