Lazismusurabaya.org-Islam yang berkemajuan menyemaikan benih-benih kebenaran, kebaikan dan kedamaian, kedamaian, kemaslahatan, kemakmuran, dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr Sholihin Fanani, MPSDM dalam Training Of Fasilitator Dai Komunitas Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM Jawa Timur di Aula PDM Lamongan, Sabtu (24/2/2024).
Sholihin Fanani, menyampaikan, Islam adalah agama berkemajuan. Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia, baik laki-laki maupun perempuan tanpa diskriminasi. Islam yang menggelorakan anti perang, anti terorisme, anti kekerasan, anti curiga, anti keterbelakangan, dan anti dalam segala bentuk pengrusakan di muka bumi, seperti korupsi, penipuan kekuasaan , kejahatan kemanusiaan, eksploitasi alam, serta berbagai kemungkaran yang menghancurkan kehidupan umat manusia,” katanya.
“Istilah Berkemajuan jika dikaitkan dengan gerakan, mengandung arti lebih dari sekedar maju. Kata Maju sendiri sudah mengandung konotasi dinamis, lalu ditambah imbuhan ber- dan akhiran an maka Berkemajuan bukan lagi sekedar maju, namun disertai dengan proses,” tutur dia.
Menurut dia, Islam yang berkemajuan menyemaikan benih-benih kebenaran, kebaikan dan kedamaian, kedamaian, kemeslahatan, kemakmuran, dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia.
“Bentuk Islam berkemajuan berlandaskan pada tauhid bersumber pada Alquran dan Al Sunnah menghidupkan ijtihad dan tajdid, mengembangkan wasyathiyah dan mewujudkan rahmat bagi seluruh alam,” tandas dia. (Habibie)



