Adakan Training Of Fasilitator Dai Komunitas Sebelum Terjun Ke Lapangan

Share :

Donasi Sekarang

Zakat Penghasilan

Lazismu Surabaya

Zakat penghasilan atau zakat usaha dikenakan pada penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari usaha, bisnis, atau profesi.

Lazismusurabaya.co-Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur melaksanakan Training Of Fasilitator (TOF) Dai Komunitas Regional II yang meliputi Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Sidoarjo, dan Mojokerto Kabupaten di Aula PDM Lamongan, Sabtu, (24/2/2024)

Ketua LDK PWM Jawa Timur Ustadz Ahmad Tholhah, MAg mengatakan, Alhamdulillah pagi hari ini Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengawali kegiatan Training Of Fasilitator. “Kegiatan TOF ini dilaksanakan oleh LDK Lamongan sebagai tuan rumah dengan menghadirkan 4 LDK yakni meliputi Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Mojokerto Kabupaten,” katanya.

“Kegiatan ini dengan maksud agar para pengurus LDK di PDM mempunyai kompetensi untuk bisa berdakwah di komunitas masing-masing kemudian membangun sinergitas diantara lembaga dan dengan demikian maka bisa menyebar dakwah ini ke seluruh umat baik itu di level atas, level menengah maupun level bawah,” tutur dia yang saat ini menjadi Kepala KUA Kecamatan Sukolilo

Menurut dia, LDK PDM harus menjadi fasilitator Da’i komunitas. “Kemudian dalam kegiatan ini muncul fasilitator-fasilitator baru di masing-masing tempat LDK yang kita adakan TOFnya dan mereka juga kemudian berjuang berdakwah di komunitasnya masing-masing,” ujarnya.

Adapun materinya, lanjut dia, pertama adalah fikih dakwah dan strategi dakwah komunitas disampaikan oleh Ustadz Koko Susantho yang menggantikan Ustadz Habibullah Al Irsyad karena sakit. “Harapan kami dengan materi ini Da’i Komunitas LDK PDM memahami eksistensi dakwah komunitas di wilayah masing-masing,” terangnya.

Kedua, Teknik Fundraising dana, pengantar dakwah digital disampaikan oleh Ustadz Warsono dan Tulus Widodo. “Kami membekali para Da’i komunitas ini dengan cara bagaimana memiliki kemampuan terkait dakwah digital dan cara bagaimana para dai memperoleh dana untuk kegaiatannya,” tuturnya.

Ketiga, materi terkait membuat konten dan Teknik Upload di social media (IG, Tiktok, FB dan lainnya disampaikan oleh Marlichah Siti Cholidah, MSi. Keempat, materi terahir yakni materi terkait peta dakwah disampaikan oleh Ustadz Aksar Wiyono, MPdI. “Peserta TOF ini diharapkan memahami peta dakwah di wilayah masing-masing sehingga dakwahnya mengena dan betul-betul bermanfaat,” pungkasnya. (Habibie)

Berita Lainnya

lazismusurabaya.org – Aksi kemanusiaan yang digerakkan oleh Lazismu Surabaya Bersama relawan Muhammadiyah Jawa Timur dalam merespons bencana banjir bandang di Kecamatan Bandar...

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita selalu di berikan nikmat sehat sehingga bisa beraktivitas dengan niat ibadah kepada Allah....

lazismusurabaya.org – Rabu pagi, 21 Januari 2026, jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIB saat debu pekat hasil pengerasan lumpur mulai menyelimuti Desa...