Lazismusurabaya.org-PC IMM Kota Surabaya mengadakan Festival Kesehatan IKABAYA Medical Response PC IMM Kota Surabaya pada Hari Ahad (4 Februari 2024) dengan tema “Harmonizing Health: Nurturing Wellness, Inspiring Lives”.
Kegiatan ini di laksanakan di Gedung At-Tauhid Tower Lantai 13 Universitas Muhammadiyah Suarabaya. Salah satu bentuk kegiatannya adalah pelatihan Basic Life Support (BLS).
Ketua Lembaga Semi Otonom (LSO) Muhammad Fauzi, S.Kep Mahasiswa Profesi NERS FIK UM Surabaya mengatakan acara ini merupakan festival tahunan. “Tujuan dari kegiatan ini untuk menambah wawasan kesehatan khususnya terkait dengan penanganan henti jantung berupa tata cara BLS, peserta pelatihan ini dibuka untuk umum, peserta berasal dari SMA, MDMC dan dari mahasiswa dari kampus lain di surabaya,” katanya.
Ketua Tim diklat RS PKU Muhammadiyah Surabaya Sabilul Huda, S.kep., Ns mengatakan, kita Kirim tujuh orang dari Tim Diklat yang terdiri dari 1 dokter umum dan 6 orang Perawat. Ini merupakan bentuk partisipasi RS PKU Muhammadiayah sebagai bentuk kontribusi RS PKU Muhammadiyah dalam persyarikatan Muhammadiyah. “Alhamdulillah biasanya Tim Diklat RS PKU Muhammadiyah Surabaya hanya memberikan pelatihan di dalam Rumah Sakit untuk karyawan, akan tetapi sekarang kita bisa berbagi ilmu terkait Basic Life Support BLS dengan orang lain,” ujarnya.
Kasus henti jantung bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Henti jantung membutuhkan perawatan yang cepat, dan tepat. Keterlambatan beberapa detik dapat menyebabkan kematian. Maka Sangatlah penting pelatihan BLS ini di adakan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan, dengan metode ceramah, simulasi, dan praktik,” kata dia.
“Di awali dengan penyampaian materi Basic Life Support (BLS) oleh Dokter IGD RS PKU Muhammadiyah Surabaya, dr. Dwi Ariawan TR, beliau Dokter Dwi sapaan akrabnya menjelaskan tentang langkah – langkah pelaksanaan BLS. Penggunaan pemaparan materi di lanjutkan dengan simulasi pelaksanaan BLS oleh Tim Diklat RS PKU Muhammadiyah Surabaya. Setelah melakukan simulasi, peserta melakukan praktik BLS satu persatu,” terangnya.
“Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan terkait dengan BLS dan tentunya dapat menjalin silaturahmi antar masyarakat dan mahasiswa,” tandasnya. (Enniq/habibie)




