DERMAWAN, SABAR DAN MUDAH MEMAAFKAN ADALAH CIRI ORANG-ORANG BERTAQWA
Oleh : Sunarko, S.Ag, M.Si)*
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kita selalu di berikan nikmat sehat sehingga bisa beraktivitas dengan niat ibadah kepada Allah. Semoga hidup kita selalu mendapatkan keberkahan di dunia dan akhirat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.
Didalam surah Ali Imran ayat 133-134 Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman
وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
“Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. Ali Imran ayat 133)
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“(yaitu) orang-orang yang berinfaq, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan”. (QS. Ali Imran ayat 134)
Pada ayat 133 surah Ali Imran kita dianjurkan untuk meraih surgaNya dengan memperbanyak ampunan atas segala kekhilafan kita baik yang kita sengaja ataupun tidak.
Kemudian pada ayat 134 Allah tegaskan tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa.
Adapun ciri-ciri orang yang bertaqwa adalah pertama Dermawan. Ia peduli kepada sesama dengan terus merefleksikan surat Al-Maun secara berkesinambungan baik dalam kondisi senang maupun susah.
Dalam kondisi lapang maupun sempit ia selalu infaqkan hartanya di jalan Allah.
Infaq sesuai kadar kemampuan sesuai dengan Firman Allah dalam Surah At-thalaq ayat ke-7
لِيُنْفِقْ ذُوْ سَعَةٍ مِّنْ سَعَتِهٖۗ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهٗ فَلْيُنْفِقْ مِمَّآ اٰتٰىهُ اللّٰهُۗ لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا مَآ اٰتٰىهَاۗ سَيَجْعَلُ اللّٰهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُّسْر٧
Hendaklah orang yang lapang (rezekinya) memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang disempitkan rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari apa (harta) yang dianugerahkan Allah kepadanya. Allah tidak membebani kepada seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang dianugerahkan Allah kepadanya. Allah kelak akan menganugerahkan kelapangan setelah kesempitan. (QS. At-Talaq ayat 7).
Berbagi dengan menunaikan Zakat, infaq dan sedekah sudah menjadi kebiasaan orang-orang yang bertaqwa dalam rangka mensyukuri nikmat untuk menjalankan perintah-Nya.
Ia yakin bahwa harta yang ia keluarkan Allah akan balas dengan balasan yang berlipat. Hal ini seseai dengan Surah Al-Baqarah ayat 261
مَثَلُ الَّذِيۡنَ يُنۡفِقُوۡنَ اَمۡوَالَهُمۡ فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنۡۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِىۡ كُلِّ سُنۡۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍؕ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنۡ يَّشَآءُ ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيۡمٌ
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah ayat 261)
Ciri orang bertaqwa yang kedua adalah Sabar. Dalam kondisi apapun orang bertaqwa selalu bersabar.
Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Surah Al-Baqarah ayat 153
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al-Baqarah 153).
Orang-orang yang bertaqwa itu ia mudah memaafkan kesalahan orang. Ketika ia disakiti orang seketika itu pula ia maafkan. Tidak menjadi orang pendendam.
Semoga kita tergolong hambaNya yang suka berinfaq baik dalam kondisi senang maupun susah, menjadi orang yang selalu bersabar dan mudah memaafkan kesalahan orang lain. Semoga kita bisa meraih surga-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.
___________________
)* Penulis adalah Badan Pengawas dan Syariah LAZISMU Kota Surabaya.



